11 February 2011

Stadion Baru Juventus Telah Siap


Manajer umum Beppe Marotta mengklaim stadion baru klub akan 'menentukan' dalam tantangan dengan Inter dan Milan. Juventus adalah karena pindah ke tujuan membangun dasar musim baru berikutnya, yang mereka harap akan menjadi sumber uang untuk menyalip saingan mereka. Diwawancarai di Radio anch'io lo Sport, Marotta mengatakan: "Ini akan menjadi rumah Juventus ', membawa keamanan dan perhotelan. "Ini adalah aset yang mendasar di mana kita telah menginvestasikan banyak. Ini akan berbuah di masa depan, membawa aliran pendapatan yang tak terpikirkan sekarang. "Saya berbicara tentang 10s jutaan Uros € dan tentu saja klub akan mendedikasikan irisan penting dari dana untuk investasi pemain baru." Marotta kemudian pindah ke hal-hal lain dan berbicara ditujukan Alessandro Del Piero mendapatkan kontrak baru. "Pintu untuk perpanjangan selalu terbuka. Kami berharap untuk sampai di sana secepat mungkin dan terus dengan dia. "Kami ingin Alessandro melangkah di lapangan di stadion baru di mana kami pasti akan bermain musim depan." Marotta kemudian diminta untuk tayangan pertamanya penandatanganan baru Alessandro Matri. "Seiring dengan Giampaolo Pazzini, ia adalah salah satu anak muda yang paling penting datang dari sistem Italia. Kami senang telah berfokus pada dirinya. "Matri telah mencetak 13 gol musim ini dengan Cagliari dan Juve." Akhirnya, Marotta tercermin pada "orang yang kabur" di musim panas, yaitu Antonio Di Natale dan Marco Borriello. "Saya tidak akan bicara tentang ditolak oleh Di Natale. Dia menyatakan keinginan untuk menutup karirnya di Udine dan layak kredit untuk ini. "Adapun Borriello kita melepaskan ketika kita mengerti bahwa kami tidak bisa memiliki dia dari Milan dengan status pinjaman."

Juventus Ingin Boyong Coentrao


Juventus berencana untuk meluncurkan tawaran untuk bek Benfica Fabio Coentrao selama musim panas, menurut Tuttosport. The Old Lady telah mengidentifikasi posisi bek kiri khususnya sebagai Achilles Heel. Gigi Del Neri telah diambil untuk menggunakan Giorgio Chiellini dalam peran untuk memberikan sisinya soliditas defensif lebih besar. Tuttosport mengerti bahwa pramuka Juventus mengamati bermain Coentrao untuk Portugal dalam pertandingan persahabatan melawan Argentina tadi malam. direksi Benfica telah mengumumkan niat mereka untuk uang tunai di Coentrao di akhir musim. 22 tahun tidak memiliki kekurangan menawarkan dengan orang seperti Bayern Munich dan Manchester City sudah dalam antrian untuk tanda tangannya. Coentrao sedang senilai € 30m dan masih harus dilihat apakah Juventus mampu untuk membuat investasi tersebut.

Urus KTP,SKCK DLL : Wajib Menyanyikan Lagu Indonesia Raya


Sebagai upaya menumbuhkan kembali jiwa nasionalisme yang saat ini tampak mulai memudar, warga Kelurahan Halim Perdanakusumah, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur wajib menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya saat akan mengurus keperluan administrasi kependudukan seperti pembuatan KTP, KK, SKCK, SKTM dan lain sebagainya di kantor kelurahan setempat. Hal ini dinilai penting, Yuswil Rasid, Lurah Halim Perdanakusumah sebagai upaya membangkitkan kembali semangat nasionalisme warganya. Meski sempat terkejut dengan kebijakan lurahnya, namun mayoritas warga akhirnya setuju dan mendukung kebijakan tersebut. Bahkan, hal ini juga mendapat dukungan penuh dari para anggota TNI Angkatan Udara (AU) yang bermukim di Kompleks Perumahan Halim Perdanakusumah. Yuswil Rasid mengungkapkan, sebelum menerapkan kebijakan itu, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada warga. Bahkan, pihaknya juga telah menyebar surat edaran kepada seluruh ketua RT/RW, kepala sekolah, dan Danlanud Halim Perdanakusumah. Adapun yang dijadikan dasar acuan kebijakan itu yakni PP No 44/1958 tentang Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. “Setiap warga yang ingin mendapatkan pelayanan di kantor kelurahan, wajib menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Bagi yang tidak hafal, kami sediakan teks-nya untuk menghafalnya, ” ujar Yuswil, Kamis (10/2). Setiap harinya, diungkapkan Yuswil, terdapat sekitar 25-30 warga yang mengurus keperluannya di kantor kelurahan. Mayoritas mereka mengurus pembuatan atau memperpanjang KTP, SKCK, SKTM, dan sejumlah surat lainnya. di wilayah Kelurahan Halim Perdanakusumah, terdapat sebanyak 16 RW termasuk kawasan Kompleks Halim Perdanakusumah. Pantauan beritajakarta.com, seluruh warga yang tengah mengurus keperluannya di kantor Kelurahan Halimperdanakusumah mendukung kebijakan tersebut. Warga terlihat antusias menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya baik secara perorangan maupun kelompok. Bahkan, petugas kelurahan pun terlihat ikut memandu warga yang tak hafal menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Aci Suwarsih (55), warga RT 13/4, bahkan langsung meneteskan air matanya saat bersama warga lainnya mengumandangkan lagu Indonesia Raya. Ibu lima anak dan empat cucu ini mengaku terharu dan saat menyanyikan lagu Indonesia Raya. Alasannya, ia teringat masa lalu, saat masih duduk di bangku sekolah rakyat yang sering menyanyikan lagu tersebut. “ Saya sangat terharu karena teringat masa lalu. Setahu saya baru ada satu lurah yang menerapkan kebijakan seperti ini di Jakarta. Saya sangat mendukung kebijakan tersebut," ungkapnya. Hal yang sama juga dirasakan Hasanah (61) warga kompleks Dirgantara I RT 01/09. meski usaianya tak lagi muda, namun ibu dua anak dan lima cucu ini tetap bersemangat menyanyikan lagu Indonesia Raya. “Saya jadi teringat masa lalu, saat masih sekolah. Saya sangat bangga menjadi warga negara Indonesia, ” katanya. Hanya saja, yang membuat dirinya sedikit kecewa, saat ini ia menilai, generasi penerus bangsa justru banyak yang tak hafal dengan lagu Indonesia Raya. “Anak-anak kita sudah banyak yang tidak hafal dengan lagu Indonesia Raya. Bahkan saya yakin, teks Pancasila dan UUD 45 juga banyak yang tidak hafal, ” katanya lagi.

10 February 2011

Derby D'italia Dijamin Sengit


detikcom - Milan, Juventus tengah menyibak jalan masuk ke zona Eropa, sedangkan Inter Milan sedang memburu posisi puncak klasemen. Misi-misi itulah yang akan menambah sengit duel antara keduanya. Laga Juve kontra Inter punya julukan Derby d'Italia, karena panasnya persaingan kedua tim menyusul skandal Calciopoli pada tahun 2006 silam --yang membuat Juve terdegradasi. Maka gengsi dan harga diri dipertaruhkan saat keduanya berhadapan. Nuansa yang sudah membara itu kini ditambah lagi dengan iming- iming tambahan angka yang memang sedang sangat dibutuhkan oleh Bianconeri dan Nerazzurri. Juve yang masih tercecer di peringkat delapan klasemen Seri A butuh angka penuh agar setidaknya bisa sampai ke zona Eropa di posisi enam. Poin tambahan tidak kalah krusial untuk Inter yang tengah berada di posisi tiga dan berusaha mengejar AC Milan si pimpinan klasemen. Dengan kenyataan tersebut, Olimpico Turin tempat laga akan dilangsungkan, Senin (14/2/2011) dinihari WIB, niscaya bakal membara dengan tekad berkobar dari Juve dan Inter untuk saling mengalahkan. "Di kandang atau tandang, saat Inter bertemu Juventus selalu menjadi sebuah partai megah dan sangat sengit," komentar Presiden Inter Massimo Moratti di Reuters. "Penting sekali untuk menjaga agar semua tidak lepas dari kendali kami, di dalam atau luar lapangan, tapi kami tahu ini juga akan jadi partai besar buat mereka dan buat kami," lanjutnya. Tercatat ada tujuh pertemuan antara Juve dengan Inter di Seri A setelah 'Nyonya Tua' kembali dari Seri B. Dari jumlah itu kedua tim membagi rata kemenangan, masing-masing dua. Tiga laga sisa berakhir seri, termasuk pertemuan pertama musim ini. Ini menjadi gambaran betapa pertemuan kedua tim memang selalu berjalan alot dan sengit. Pertemuan Juve dengan Inter di Seri A pasca skandal Calciopoli Italy-Serie-A-2010-2011 Inter Milan vs Juventus 0:0 04.10.2010 Italy-Serie-A-2009-2010 Inter Milan vs Juventus 2:0 17.04.2010 Juventus vs Inter Milan 2:1 06.12.2009 Italy-Serie-A-2008-2009 Juventus vs Inter Milan 1:1 19.04.2009 Inter Milan vs Juventus 1:0 23.11.2008 Italy-Serie-A-2007-2008 Inter Milan vs Juventus 1:2 23.03.2008 Juventus vs Inter Milan 1:1 05.11.2007

Bergkamp Akan Main Di LPI ?


PADANG – Minangkabau FC dikabarkan akan mendatangkan mantan bintang Timnas Belanda Dennis Bergkamp. Namun, tim asal Kota Padang ini masih menunggu kabar dari pihak LPI. Hal itu dikatakan Direktur Teknis Minangkabau Joni Efendi. “Rencana pendatangan Dennis Bergkamp dari Belanda ini masih menunggu kepastian dari LPI, kalau sudah oke kita siap menampungnya, ” ungkapnya kepada Okezone lewat sambungan telephone, Kamis (10/2/2011). Namun, sampai sekarang pihak LPI belum mengabarkan soal Bergkamp itu. “Yang jelas tawaran LPI Jakarta hanya Dennis Berkamp saja, belum ada yang lain, namun kita masih menunggu, ” ungkap Joni. Sementara itu, Avian Tumengkol Vice President LPI Regional Sumatera-Aceh beberapa waktu lalu mengatakan, soal pendatangan pemain baru untuk Minangkabau FC mereka masih menunggu keputusan dari pelatih Minangkabau FC Selain Bergkamp, Minangkabau FC juga dikabarkan mengincar mantan bintang Timnas Swedia Jesper Bomqvist. Avian membenarkan rencana LPI mendatangkan kedua mantan pemain top dunia itu. Bergkamp, adalah mantan pemain timnas Belanda dan klub Ajax Amsterdam dan Arsenal, kelahiran tahun 1969. Sedangkan Blomqvist berasal dari Swedia dan pernah berkostum Manchester United.

Arema Sukses Bantai Persiwa 4-0


detikcom - Malang, Arema Indonesia menutup gemilang laga kandang terakhir di separuh pertama ISL dengan menumbangkan tim tamu Persiwa Wamena dengan skor telak 4-0. Kemenangan ini menyempurnakan catatan kandang Arema. Tim berjuluk Ongis Nade membekuk Persiwa 4-0 dalam pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Kamis (10/2/2011) sore WIB. Hasil ini mebuat tim asuhan Miroslav Janu tersebut menjadi tim tak terkalahkan saat berlaga di kandang sendiri di paruh awal ISL musim ini. Dari enam laga kandang, seluruhnya dimenangi juara bertahan ISL itu. Kemenangan ini juga membawa Arema naik satu strip ke posisi kedua dengan poin 26 di menggeser Semen Padang. Poin Noh Alam Shah dkk. sama dengan tim Kabau Sirah, tapi unggul selisih gol. Jalannya Pertandingan Bermain di hadapan puluhan ribu pendukungnya, Arema memilih langsung menekan pertahanan Persiwa. Peran Gullien Esteban absen dalam pertandingan ini digantikan Ahmad Bustomi untuk menguasai lini tengah, sebagai pendobrak serangan. Serangan umpan satu dua dibangun, justru tidak membuahkan hasil optimal. Pengawalan ketat lini belakang Persiwa membuat Noh Alam Shah dipasang sebagai ujung tombak tak berkutik. Tekanan tuan rumah selalu kandas di kaki lawan. Satu peluang emas diciptakan Alam Shah di menit 7 memanfaatkan umpan silang Cmello Roman. Sayang tandukkan kepala pemain asal Singapura itu masih jauh berada ditas mistar gawang Persiwa dijaga kiper Galih Firmansyah. Gencarnya serangan Arema, membuyarkan pertahanan lawan. Hingga berulangkali pemain Persiwa harus menjatuhkan pemain Arema. Hukuman tendangan bola mati dari wasit Ahmad Suparman dari luar kotak pinalti membawa Arema memecah kebuntuan. Setelah tendangan Ahmad Bustomo di menit 23 tak mampu dibendung kiper Persiwa. Kedudukan berubah 1-0 untuk Arema. Gol sama kembali terjadi di menit 34, tendangan bebas Cmello Roman dari sisi kanan pertahanan lawan, usai Hendra Ridwan dijatuhkan Habel Satya di luar kotak pinalti ini mampu dimaksimalkan M. Ridhuan melalui rebound bola sebelumnya membentur mistar gawang. Sodokan kaki kanan pemain asal Singapura ini kembali menjebol gawang lawan. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum. Sebelumnya Habel Satya diganjar kartu kuning wasit atas pelanggaran tersebut. Kubu Persiwa hanya bermain monoton sepanjang pertandingan itu sempat membobol gawang Arema di menit 11. Tapi gol Boakay Eddie Foday itu dianulir wasit, karena terjebak offside. Memasuki babak kedua pelatih Arema Indonesia Mirolav Janu sedikit merubah strategi serang dengan menarik keluar Musafri digantikan Amiruddin. Punggawa Arema seakan haus gol dengan terus melakukan tekanan. Menit 49 tuan rumah berpeluang menambah skor gol, sayang tendangan salto Alam Shah masih jauh diatas mistar gawang. Tertinggal dua gol, Persiwa mencoba bangkit untuk memperkecil kekalahan. Serangan dibangun dari sisi kiri pertahanan Arema. Umpan satu dua dari Isak Konon ke Habel Satya berhasil menerobos pertahanan lawan. Sayang tendangan keras Erick Week mendapatkan umpan terobosan Habel masih bisa dibendung kiper Arema Ahmad Kurniawan. Arema berpeluang menambah skor gol hasil serangan balik di menit 61, tapi tendangan Alam Shah membobol gawang lawan dari umpan terobosan Ridhuan dianulir wasit setelah keduanya terjebak offside. Di tengah pertandingan semakin berjalan sengit, kedua tim saling menunjukkan kemampuan serangnya. Sedikit pertikaian terlihat di bangku cadangan Persiwa. Nampak jelas dari tribun VIP, pelatih Persiwa Suharni terlibat adu mulut dengan Piter Romaropen pemain depan Persiwa. Diduga pertikaian terjadi, karena adanya protes dari Piter usai ditarik keluar digantikan Li Hou Nyuan. Beberapa official mencoba meredam emosi keduanya. Sejak itu Suharno hanya memilih berdiam diri di bangku sebagai tempat duduk pemain cadangan. Sementara Stadion Kanjuruhan kembali bergolak setelah Amiruddin memanfaatkan umpan terobosan Hendra Ridwan dari lini tengah berhasil menggetarkan gawang Persiwa untuk ketiga kalinya kiper melalui aksi individunya di menit 76. 13 menit berjalan bola rebound Amiruddin kembali menambah gol keempat Arema. Setelah tim tamu semakin tak berkutik menghadapi serangan tuan rumah. Skor 4-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit. Kartu kuning dikeluarkan wasit Ahmad Suparman di babak ini, yang diberikan kepada Sasa Bacevic. Pelatih Arema Indonesia Mirolav Janu memuji kerja keras anak asuhnya hingga bisa meraih poin penuh. "Kemenangan ini hasil kerja keras tim," katanya usai pertandingan.

Arema Sukses Bantai Persiwa 4-0


detikcom - Malang, Arema Indonesia menutup gemilang laga kandang terakhir di separuh pertama ISL dengan menumbangkan tim tamu Persiwa Wamena dengan skor telak 4-0. Kemenangan ini menyempurnakan catatan kandang Arema. Tim berjuluk Ongis Nade membekuk Persiwa 4-0 dalam pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Kamis (10/2/2011) sore WIB. Hasil ini mebuat tim asuhan Miroslav Janu tersebut menjadi tim tak terkalahkan saat berlaga di kandang sendiri di paruh awal ISL musim ini. Dari enam laga kandang, seluruhnya dimenangi juara bertahan ISL itu. Kemenangan ini juga membawa Arema naik satu strip ke posisi kedua dengan poin 26 di menggeser Semen Padang. Poin Noh Alam Shah dkk. sama dengan tim Kabau Sirah, tapi unggul selisih gol. Jalannya Pertandingan Bermain di hadapan puluhan ribu pendukungnya, Arema memilih langsung menekan pertahanan Persiwa. Peran Gullien Esteban absen dalam pertandingan ini digantikan Ahmad Bustomi untuk menguasai lini tengah, sebagai pendobrak serangan. Serangan umpan satu dua dibangun, justru tidak membuahkan hasil optimal. Pengawalan ketat lini belakang Persiwa membuat Noh Alam Shah dipasang sebagai ujung tombak tak berkutik. Tekanan tuan rumah selalu kandas di kaki lawan. Satu peluang emas diciptakan Alam Shah di menit 7 memanfaatkan umpan silang Cmello Roman. Sayang tandukkan kepala pemain asal Singapura itu masih jauh berada ditas mistar gawang Persiwa dijaga kiper Galih Firmansyah. Gencarnya serangan Arema, membuyarkan pertahanan lawan. Hingga berulangkali pemain Persiwa harus menjatuhkan pemain Arema. Hukuman tendangan bola mati dari wasit Ahmad Suparman dari luar kotak pinalti membawa Arema memecah kebuntuan. Setelah tendangan Ahmad Bustomo di menit 23 tak mampu dibendung kiper Persiwa. Kedudukan berubah 1-0 untuk Arema. Gol sama kembali terjadi di menit 34, tendangan bebas Cmello Roman dari sisi kanan pertahanan lawan, usai Hendra Ridwan dijatuhkan Habel Satya di luar kotak pinalti ini mampu dimaksimalkan M. Ridhuan melalui rebound bola sebelumnya membentur mistar gawang. Sodokan kaki kanan pemain asal Singapura ini kembali menjebol gawang lawan. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum. Sebelumnya Habel Satya diganjar kartu kuning wasit atas pelanggaran tersebut. Kubu Persiwa hanya bermain monoton sepanjang pertandingan itu sempat membobol gawang Arema di menit 11. Tapi gol Boakay Eddie Foday itu dianulir wasit, karena terjebak offside. Memasuki babak kedua pelatih Arema Indonesia Mirolav Janu sedikit merubah strategi serang dengan menarik keluar Musafri digantikan Amiruddin. Punggawa Arema seakan haus gol dengan terus melakukan tekanan. Menit 49 tuan rumah berpeluang menambah skor gol, sayang tendangan salto Alam Shah masih jauh diatas mistar gawang. Tertinggal dua gol, Persiwa mencoba bangkit untuk memperkecil kekalahan. Serangan dibangun dari sisi kiri pertahanan Arema. Umpan satu dua dari Isak Konon ke Habel Satya berhasil menerobos pertahanan lawan. Sayang tendangan keras Erick Week mendapatkan umpan terobosan Habel masih bisa dibendung kiper Arema Ahmad Kurniawan. Arema berpeluang menambah skor gol hasil serangan balik di menit 61, tapi tendangan Alam Shah membobol gawang lawan dari umpan terobosan Ridhuan dianulir wasit setelah keduanya terjebak offside. Di tengah pertandingan semakin berjalan sengit, kedua tim saling menunjukkan kemampuan serangnya. Sedikit pertikaian terlihat di bangku cadangan Persiwa. Nampak jelas dari tribun VIP, pelatih Persiwa Suharni terlibat adu mulut dengan Piter Romaropen pemain depan Persiwa. Diduga pertikaian terjadi, karena adanya protes dari Piter usai ditarik keluar digantikan Li Hou Nyuan. Beberapa official mencoba meredam emosi keduanya. Sejak itu Suharno hanya memilih berdiam diri di bangku sebagai tempat duduk pemain cadangan. Sementara Stadion Kanjuruhan kembali bergolak setelah Amiruddin memanfaatkan umpan terobosan Hendra Ridwan dari lini tengah berhasil menggetarkan gawang Persiwa untuk ketiga kalinya kiper melalui aksi individunya di menit 76. 13 menit berjalan bola rebound Amiruddin kembali menambah gol keempat Arema. Setelah tim tamu semakin tak berkutik menghadapi serangan tuan rumah. Skor 4-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit. Kartu kuning dikeluarkan wasit Ahmad Suparman di babak ini, yang diberikan kepada Sasa Bacevic. Pelatih Arema Indonesia Mirolav Janu memuji kerja keras anak asuhnya hingga bisa meraih poin penuh. "Kemenangan ini hasil kerja keras tim," katanya usai pertandingan.

Arema Sukses Bantai Persiwa 4-0


detikcom - Malang, Arema Indonesia menutup gemilang laga kandang terakhir di separuh pertama ISL dengan menumbangkan tim tamu Persiwa Wamena dengan skor telak 4-0. Kemenangan ini menyempurnakan catatan kandang Arema. Tim berjuluk Ongis Nade membekuk Persiwa 4-0 dalam pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Kamis (10/2/2011) sore WIB. Hasil ini mebuat tim asuhan Miroslav Janu tersebut menjadi tim tak terkalahkan saat berlaga di kandang sendiri di paruh awal ISL musim ini. Dari enam laga kandang, seluruhnya dimenangi juara bertahan ISL itu. Kemenangan ini juga membawa Arema naik satu strip ke posisi kedua dengan poin 26 di menggeser Semen Padang. Poin Noh Alam Shah dkk. sama dengan tim Kabau Sirah, tapi unggul selisih gol. Jalannya Pertandingan Bermain di hadapan puluhan ribu pendukungnya, Arema memilih langsung menekan pertahanan Persiwa. Peran Gullien Esteban absen dalam pertandingan ini digantikan Ahmad Bustomi untuk menguasai lini tengah, sebagai pendobrak serangan. Serangan umpan satu dua dibangun, justru tidak membuahkan hasil optimal. Pengawalan ketat lini belakang Persiwa membuat Noh Alam Shah dipasang sebagai ujung tombak tak berkutik. Tekanan tuan rumah selalu kandas di kaki lawan. Satu peluang emas diciptakan Alam Shah di menit 7 memanfaatkan umpan silang Cmello Roman. Sayang tandukkan kepala pemain asal Singapura itu masih jauh berada ditas mistar gawang Persiwa dijaga kiper Galih Firmansyah. Gencarnya serangan Arema, membuyarkan pertahanan lawan. Hingga berulangkali pemain Persiwa harus menjatuhkan pemain Arema. Hukuman tendangan bola mati dari wasit Ahmad Suparman dari luar kotak pinalti membawa Arema memecah kebuntuan. Setelah tendangan Ahmad Bustomo di menit 23 tak mampu dibendung kiper Persiwa. Kedudukan berubah 1-0 untuk Arema. Gol sama kembali terjadi di menit 34, tendangan bebas Cmello Roman dari sisi kanan pertahanan lawan, usai Hendra Ridwan dijatuhkan Habel Satya di luar kotak pinalti ini mampu dimaksimalkan M. Ridhuan melalui rebound bola sebelumnya membentur mistar gawang. Sodokan kaki kanan pemain asal Singapura ini kembali menjebol gawang lawan. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum. Sebelumnya Habel Satya diganjar kartu kuning wasit atas pelanggaran tersebut. Kubu Persiwa hanya bermain monoton sepanjang pertandingan itu sempat membobol gawang Arema di menit 11. Tapi gol Boakay Eddie Foday itu dianulir wasit, karena terjebak offside. Memasuki babak kedua pelatih Arema Indonesia Mirolav Janu sedikit merubah strategi serang dengan menarik keluar Musafri digantikan Amiruddin. Punggawa Arema seakan haus gol dengan terus melakukan tekanan. Menit 49 tuan rumah berpeluang menambah skor gol, sayang tendangan salto Alam Shah masih jauh diatas mistar gawang. Tertinggal dua gol, Persiwa mencoba bangkit untuk memperkecil kekalahan. Serangan dibangun dari sisi kiri pertahanan Arema. Umpan satu dua dari Isak Konon ke Habel Satya berhasil menerobos pertahanan lawan. Sayang tendangan keras Erick Week mendapatkan umpan terobosan Habel masih bisa dibendung kiper Arema Ahmad Kurniawan. Arema berpeluang menambah skor gol hasil serangan balik di menit 61, tapi tendangan Alam Shah membobol gawang lawan dari umpan terobosan Ridhuan dianulir wasit setelah keduanya terjebak offside. Di tengah pertandingan semakin berjalan sengit, kedua tim saling menunjukkan kemampuan serangnya. Sedikit pertikaian terlihat di bangku cadangan Persiwa. Nampak jelas dari tribun VIP, pelatih Persiwa Suharni terlibat adu mulut dengan Piter Romaropen pemain depan Persiwa. Diduga pertikaian terjadi, karena adanya protes dari Piter usai ditarik keluar digantikan Li Hou Nyuan. Beberapa official mencoba meredam emosi keduanya. Sejak itu Suharno hanya memilih berdiam diri di bangku sebagai tempat duduk pemain cadangan. Sementara Stadion Kanjuruhan kembali bergolak setelah Amiruddin memanfaatkan umpan terobosan Hendra Ridwan dari lini tengah berhasil menggetarkan gawang Persiwa untuk ketiga kalinya kiper melalui aksi individunya di menit 76. 13 menit berjalan bola rebound Amiruddin kembali menambah gol keempat Arema. Setelah tim tamu semakin tak berkutik menghadapi serangan tuan rumah. Skor 4-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit. Kartu kuning dikeluarkan wasit Ahmad Suparman di babak ini, yang diberikan kepada Sasa Bacevic. Pelatih Arema Indonesia Mirolav Janu memuji kerja keras anak asuhnya hingga bisa meraih poin penuh. "Kemenangan ini hasil kerja keras tim," katanya usai pertandingan.

Singo Edan Target Posisi 2


MALANG - Arema FC mengincar angka absolut saat menghadapi Persiwa Wamena di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis (10/2/2011) sore nanti. Sekaligus, tim berjuluk Singo Edan atau Singa Gila membidik peringkat dua klasemen sementara Liga Super Indonesia (LSI). Saat ini Arema bertengger di posisi tiga kelasemen sementara LSI dengan perolehan poin 23 hasil dari 13 pertandingan, atau hanya selisih dua poin dengan Semen Padang FC yang saat ini berada di posisi kedua. Hasil positif saat menumbangkan Persipura Jayapura pada Minggu (6/2/2011) malam lalu dengan skor tpis 1-0, tentunya menjadi modal positif bagi Ahmad Bustomi dan kawan-kawan untuk melumat Persiwa sore nanti. Apalagi sore nanti tim kebanggaan para Aremania ini, akan tetap turun dengan kekuatan terbaiknya, kecuali Esteban Guillen yang harus absen akibat akumulasi kartu kuning. Juga, kondisi striker asal Singapura Noh Alam Shah yang dikabarkan masih mengalami cedera otot paha. Absennya dua kekuatan utama di lini tengah dan depan tersebut, tidak terlalu merisaukan kubu tim berlogo kepala singa tersebut, mengingat saat ini masih banyak pemain lapis kedua yang memiliki kualitas permainan sama dengan pemain utama. “Esteban harus absen karena akumulasi, Noh Alam Shah masih kita pantau kondisi terakhirnya sore ini (kemarin). Saat ini tim pelatih juga sudah menyiapkan para pemain pengganti, ” ujar asisten pelatih Arema FC Joko Susilo. Pemain pengganti di barisan depan, kata mantan striker Arema era 1990-an ini, masih ada nama TA Musafri, Ahmad Amirudin, maupun Sunarto yang mencetak gol tunggal ke jala Persipura. Sementara di lini tengah, posisi Esteban bisa diisi Juan Revi, Fachrudin, maupun Rony Firmansyah. Sederet nama juru gedor yang dimiliki Arema, tentunya ada nama Sunarto yang cukup bersinar dalam dua partai terakhir yang dilakoni Arema. Pemain berusia 20 tahun hasil dari godokan Akademi Arema tersebut, mampu membobol gawang Sriwijaya FC di Palembang dan Persipura di Kanjuruhan. “Siapapun pemain yang akan diturunkan tentunya mereka sudah memiliki kesiapan fisik dan mental tanding, untuk merealisasikan target poin penuh dipartai kandang kali ini, ” imbuh Joko. Meski memiliki ambisi besar dan bisa turun dengan formasi pemain yang cukup komplit, namun punggawa Arema dilarang keras untuk jumawa mengingat tim yang bakal dihadapi bukanlah tim kacangan. “Karakter permainan Persiwa pastinya tidak jauh berbeda dengan Persipura, yang memiliki kecepatan tinggi dalam permainan baik saat menyerang maupun bertahan. Makanya pemain tidak boleh meremehkan tim lawan, ” terangnya. Persiwa pun datang ke Malang dengan konfidensi tinggi. “Kami datang ke Malang dengan kondisi siap tempur untuk mencapai hasil maksimal. Para pemain sudah memiliki kesiapan untuk menampilkan permainan terbaiknnya, ” ujar Asisten Manajer Persiwa Wamena, Agus Santoso. Agus menyebutkan, timnya bisa turun dengan kekuatan penuh saat bertemu Arema sore nanti. Hanya satu pemain saja yang ditinggal di Wamena, yakni Imanuel Padwa karena mengalami cedera. Absennya pemain tengah tersebut, diyakini tidak akan mempengaruhi kesiapan tim mengingat saat ini Persiwa memiliki stok pemain tengah dengan kualitas merata seperti halnya Habel Satya, Fredinand Sinaga, Li Ho Yuan, serta Erick Weeks. Ferdinand Sinaga sendiri merupakan salah satu kekuatan muda terbaik yang dimiliki Persiwa. Pemain berusia 22 tahun tersebut, memiliki kecepatan dan skill individu yang bagus sebagai modal merobek pertahanan Arema. “Malang merupakan rumah kedua bagi kami, karena kami berulang kali sudah berhome base di sini, sehingga bagi kami kandang Arema sudah bukan tempat yang asing lagi untuk menampilkan yang terbaik agar meraih hasil maksimal,” tegas Agus. Perkiraan pemain : Arema Indonesia (4-4-2) - Ahmad Kurniawan (gk), Beni Wahyudi, Puwaka Yudi, Waluyo, Zulkifly Syukur (belakang), TA. Musafri, Ahmad Bustomi, Juan Revi, M Ridhuan (tengah), Chamelo Roman, Ahmad Amirudin (depan). Persiwa Wamena (4-4-2) - Galih Firmansyah (gk), Isak Konon, Yesaya Desman, Sasa Branezac, Joko Kuspito (belakang), Habel Satya, Ferdinand Sinaga, Erick Weeks, Li Hao Yuan (tengah) , Bokay Edy Foday, Pieter Rumaroppen (depan). (Kukuh Setiawan/Koran SI)

09 February 2011

Pastore Pilih Juventus


detikcom - Palermo, Penampilan ciamik Javier Pastore bersama Palermo membuat banyak klub papan atas Eropa kepincut. Kalau disuruh memilih, gelandang 21 tahun ini lebih suka hijrah ke Juventus daripada Barcelona. Sejak mendarat di Renzo Barbera pada tahun 2009, Pastore langsung mendapatkan satu tempat di tim utama Rosanero. Sampai saat ini, dia telah tampil sebanyak 63 kali di semua kompetisi dengan sumbangan 12 gol. Meski kontraknya bersama Palermo baru berakhir di tahun 2014, sejumlah klub besar benua biru sudah mulai melirik Pastore. Pastore sendiri tak menutupi hasratnya untuk pindah ke klub yang lebih mapan suatu saat nanti. Saat ditanya klub mana yang akan dia pilih, Juventus atau Barcelona, seandainya ada kesempatan untuk pindah, Pastore lebih memilih Bianconeri. Alasannya sederhana, dia merasa akan kesulitan menembus tim utama jika pindah ke Azulgrana. "Prioritas saya adalah selalu bermain. Jadi saya akan mengatakan yang pertama dari dua pilihan tadi," cetus pemain timnas Argentina ini, kepada Football-Italia. "Saya akan banyak di bangku cadangan di tim seperti Barcelona dan Real Madrid, dan ini tidak cocok untuk saya," sambung Pemain Muda Terbaik Seri A 2010 tersebut. Untuk saat ini, Pastore mengaku masih bahagia di Palermo. Dia pun ingin bertahan di klubnya tersebut untuk beberapa musim ke depan. "Kami mungkin akan membicarakan itu lagi saat saya berusia 28 tahun. Seperti yang sudah saya katakan, saya mengharapkan tinggal di sini selama beberapa musim lainnya," tutupnya.

AFC Verifikasi Stadion Kanjuruhan, Malang


Perwakilan AFC yang melakukan verifikasi terhadap kelayakan Stadion Kanjuruhan menyebut kandang Arema Indonesia di ajang LCA sudah cukup layak menggelar even tertinggi di Asia. AFC melalui Bryan Shaw, Manager Venue World Sport Group (WSG) yang merupakan marketing partner AFC selaku penyelenggara Liga Champion Asia (LCA), melakukan verifikasi kelayakan Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang yang akan digunakan sebagai home base Arema Indonesia diajang kompetisi tertinggi tingkat Asia Maret mendatang. Bryan yang datang sendirian sebagai perwakilan AFC, landing di Lapangan Udara Abd. Saleh, sekitar pukul 14.00 WIB langsung menuju Stadion Kanjuruhan dan tiba Stadion milik Pemkab Malang ini sekitar pukul 15.00 WIB, mulai melakukan ferivikasi pada Selasa (08/02) sore hingga malam hari. Didampingi Abriadi Muharra, Pelaksana Harian Arema, Sudarmaji Manajer Media Officer Arema Indonesia, dan Abdul Haris, Kepala UPTD Stadion Kanjuruhan, serta M. Yunus Sekretaris Panpel untuk melakukan verivikasi kelayakan infrastruktur stadion. Pria berkebangsaan Singapura itu, langsung melihat kondisi lapangan terutama rumput stadion Kanjuruhan yang pada di tinjau edang dilakukan perawatan berupa penyiraman di setiap sudut lapangan. Beranjak dari sana, Bryan, melihat - lihat lokasi bench pemain dan perangkat pertandingan, selanjutnya ia mengukur dan mencatat bench yang nantinya, akan ditempeli stiker LCA dan Asian Football Confederation (AFC). Selesai dari sana, Bryan menuju ke atas untuk memeriksa tempat duduk di tribun VIP dan VVIP serta kursi untuk media, serta lokasi untuk mengambil gambar televisi yang nantinya akan menyiarkan langsung pertandingan kandang Arema Indonesia di LCA. Pasca dari tribun, Bryan diikuti sejumlah wartawan dan manajemen Arema, melihat secara langsung ruang ganti pemain, kelayakan kamar mandi pemain serta ruang wasit dan perangkat pertandingan. Keluar dari sana Bryan menanyakan pengola stadion tentang Water Heater atau pemanas air untuk mandi air hangat. Selanjutnya Bryan menuju press room tempat para jurnalis yang meliput pertandingan LCA nanti. Usai meninjau disana, Bryan melihat-lihat kondisi depan Stadion Kanjuruhan sambil menunggu malam. Sebab agendanya adalah untuk melakukan pengecekan atas standart cahaya lampu stadion. Dengan mengitari seluruh lapangan, Bryan mengecek pencahayaan itu dengan menggunakan light meter. Koreksinya, di beberapa titik lapangan, kata Bryan pencahayaannya masih kurang rata. Bryan menyebut, Stadion Kanjuruhan sudah cukup bagus untuk menggelar LCA. Meski tambahnya, ada beberapa perbaikan yang harus dilakukan demi memenuhi standart international. Pembenahan itu diantaranya perbaikan kualitas lapangan terutama rumput. Perbaikan yang paling utama, sebut Bryan, adalah pada rumput dan lampu stadion yang harus dilakukan penambahan. Hal itu, katanya, menjadi salah satu syarat terepnting dari AFC untuk menggelar LCA. "Cukup bagus karena dari Jepang nanti banyak fans yang datang ke Malang," paparnya. Ia menambahkan, selama AFC menganggap Stadion Kanjuruhan sudah layak untuk menggelar pertandingan, maka kandang Singo Edan ini cukup bagus. Tapi dia menolak memberikan keputusan soal kelayakan stadion. Ia mengutarakan kalau keputusan akhir nanti akan di putuskan oleh AFC selaku penyelenggara LCA. Mengomentari soal hasil verivikasi tahap pertama ini, Abdul Haris Kepala UPTD Stadion Kanjuruhan, menjelaskan, akan sesegera mungkin melakukan perbaikan demi memenuhi standar yang di ingikan AFC. "Sebatas kita akan berusaha memenuhi supaya sesuai dengan standar AFC," tegasnya. Menurutnya, kekuatan lampu stadion yang diminta AFC sebesar 1200 lux, pihaknya akan melakukan penambahan sebanyak 60 titik lampu lagi. Saat ini, di stadion, jelas Haris sudah terpasang 80 titik lampu. "Sekarang kan sudah ada di Stadion Kanjuruhan lampu yang sudah sampai 800 lux jadi tinggal penambahan saja. Standar penerangan AFC kan harus 1200 light, dan itu, akan kita penuhi," jelasnya. Saat melakukan dialog, Bryan juga meminta agar ada penerangan yang juga diarahkan ke tribun penonton. Hal ini agar televisi ataupun dapat mengambar gambar secara jelas dan tidak terkendala gelap. Permintaan Bryan ini langsung di iyakan oleh Abdul Haris. Sementara soal, water heater di kamar mandi pemain, menurut Haris, pihak UPTD akan segera melakukan pemasangan. "Water Hitter di ruangan pemain akan kita segera kita pasang. Semuanya lengkap sesuai dengan standar AFC yang di syaratkan pada stadion kanjuruhan. Water hitter tinggal kita pasang saja," paparnya. Haris menambahkan, untuk kondisi rumput stadion, pihaknya akan secara intensif melakukan perawatan. "Untuk rumput, nanti akan kita pupuk dan kita obati untuk memacu pertumbuhan. Termasuk juga kita rapikan rumputnya," tambah Haris.

Arema Waspadai Kedisiplinan Persiwa


Arema Indonesia yang menghentikan rekor tidak terkalahkan Persipura Jayapura dengan skor tipis 1-0, tidak mau menganggap remeh kekuatan Persiwa Wamena meskipun peringkat mereka berada di bawah Arema maupun Persipura. Pelatih Arema, Miroslav Janu, menyatakan bahwa permainan anak-anak Persiwa cukup bagus dan disiplin bahkan tim berjuluk Badai Pegunungan tersebut dapat menahan imbang Persipura 1-1 di Jayapura, sementara pada musim lalu skuad Arema dikalahkan dengan skor cukup telak 4-1 di tempat yang sama. Janu juga mengungkapkan bahwa Persiwa dan Persipura memiliki gaya permainan yang hampir sama, sehingga peluang Persiwa untuk merepotkan Arema sangat besar. Sementara Persiwa yang sudah berada di kota Malang sejak hari Sabtu (05/02) mempunyai peluang untuk dapat menurunkan skuad terbaik mereka. Dua pemain kunci Persiwa, Ferdinand Sinaga dan Yesayas Desnam, yang sebelumnya diragukan ternyata mengalami perkembangan yang positif sehingga keduanya dapat dimainkan pada laga di Kanjurahan, Malang, besok (10/02).

Selangkah Lagi Roman Golian Gabung Singo Edan


Arema Indonesia kembali mendapat angin segar, tim asal kota Malang tersebut dikabarkan akan segera mendapat bek asing pengganti Pierre Njanka pada putaran kedua Superliga Indonesia pada bulan Maret nanti. Hal tersebut terungkap setelah pelatih Arema, Miroslav Janu, menyatakan bahwa Roman Golian, yang telah mengikuti seleksi selama satu pekan lebih, mempunyai kualitas yang baik sehingga pantas menjadi bagian dari skuad Singo Edan. Tetapi, Golian belum secara resmi menjadi bagian dari tim juara bertahan tersebut, karena meskipun sudah mendapat rekomendasi dari sang pelatih, pemain yang senegara dengan Roman Chmelo tersebut harus menjalani proses verifikasi oleh Badan Liga Indonesia [BLI] terlebih dahulu. Apabila Golian lolos verifikasi dari BLI, maka manajemen Arema akan langsung menyodori kontrak kepadanya. Tetapi sayang, Golian tidak akan dapat dipakai di Liga Champions Asia karena pintu pendaftaran pemain sudah ditutup.

Bianconeri Kembali Berlatih


www.Tes kebugaran bagi Bianconeri Juventus berlatih di Vinovo dalam sore yang cerah, dan kembali setelah menikmati dua hari libur yang diberikan oleh pelatih Luigi Del Neri, usai kemenangan 3-1 di Cagliari pada hari Sabtu kemarin. Skuad memulai sesi latihan mereka di gym, lalu dilanjutkan di lapangan dalam kelompok kecil dan menjalani serangkaian tes kebugaran. Berlatih secara terpisah adalah Vincenzo Iaquinta, Simone Pepe, dan Paolo De Ceglie, yang melanjutkan program pemulihan individual mereka. Mohammed Sissoko absen dalam sesi latihan kali ini karena menderita flu. Enam pemain absen kali ini karena membela tim nasionalnya masing-masing. Gianluigi Buffon, Leondardo Bonucci, Giorgio Chiellini, Alberto Aquilani dan Alessandro Matri bergabung dalam skuad Italia asuhan Cesare Prandelli, sementara Milos Krasic bergabung dengan tim nasional Serbia.

Fortunato Award


www.Agnelli dan Nedved berada di Roma untuk acara “Fortunato award” Hampir 16 tahun berlalu setelah kepergiannya karena Leukimia, namun Andrea Fortunato akan tetap berada di hati kita semua, para fans bianconero. Kemarin, Andrea Agnelli dan Pavel Nedved hadir di Roma untuk memberikan penghormatan kepadanya melalui edisi ke tiga acara penghargaan “Fortunato Award”, yang diberi nama sesuai dengan nama dari bek kiri Bianconeri tersebut, yang diselenggarakan oleh Asosiasi “Fioravente Polito” dari Santa Maria di Castellabate (Salerno). Acara berlangsung kemarin pagi, dan dilangsungkan di aula gedung “Promoteca del Compidoglio”. Selain Andrea Agnelli dan Pavel Nedved (dimana Ia memperoleh penghargaan yang diberikan langsung oleh sang Presiden), tampak hadir juga pelatih Napoli dan Bari, Walter Mazzarri and Giampiero Ventura. Turut bergabung dengan mereka, bek Lazio Guglielmo Stendardo, yang juga mantan pemain Juventus. Asosiasi “Fioravante Polito” adalah organisasi non-profit dan promoter dari Perpustakaan dan Museum Sepakbola “Andrea Fortunato”, yang berjuang agar dunia olahraga lebih peduli terhadap pentingnya pencegahan terhadap penyakit haematic (yang berhubugan dengan darah) . Dan untuk tujuan ini, diadakan sebuah petisi untuk diteruskan menjadi sebuah proposal, untuk menjadikan sebuah tindakan, dan membuat tes haematic menjadi salah satu tes yang diwajibkan sebelum bergabung dalam tim olahraga, sama seperti kepada mereka yang tidak berpartisipasi dalam kompetisi.

Matri Pakai Nomer 9


www.Nomor skuad tim nasional telah diumumkan Pada laga esok malam melawan Jerman di Dortmund, Italia telah mengumumkan nomor seragam dari skuadnya. Empat dari lima bianconeri memakai nomor seragam yang sama dengan yang mereka kenakan di klub : Buffon 1, Chiellini 3, Aquilani 14 dan Bonucci 19. Hanya Alessandro Matri yang mendapatkan nomor yang berbeda : 9, dan bukan 32.

Juventus : Jamu Inter, Siapa Takut!


TURIN – Juventus tak menjadi unggulan saat menghadapi Inter Milan dalam duel sengit Derby d ’Italia akhir pekan ini. Tapi, bukan berarti Bianconeri akan tampil seadanya. La Beneamata terus membuktikan kemampuan terbaiknya sejak Desember silam. Tercatat Inter baru sekali menelan kekalahan di bawah asuhan Leonardo Araujo. Yang terjadi pada Juventus sebaliknya. Alessandro Del Piro dkk justru belum menunjukkan konsitensi. La Vecchia Signora menempati urutan 8 dan mengumpulkan 38 poin. Tapi, bukan berarti Juventus ciut ketika menjamu Inter di Olimpico Turin. Maklum, laga ini bukan sekadar memperebutkan poin. Lebih dari itu harga diri klub menjadi taruhan. “Inter sekarang berbeda dengan ketika mereka diarsiteki Rafael Benitez. Mereka kini menjadi rival relevan untuk Milan dalam perebutan Scudetto, ” tegas Direktur Juventus Giuseppe Marotta, dilansir Goal, Selasa (8/2/2011). “Mereka memiliki pemain hebat dan dengan kemenangan di beberapa laga terakhir meningkatkan konsistensi. Hasil ini merupakan alarm bagi kami, tapi tim ini siap menghadapi mereka. Percaya bahwa ini akan adil untuk semua orang, pemain, klub, dan suporter, ” lanjutnya. Marotta menilai, hasil minor yang diraih timnya beberapa pekan terakhir akibat dari minimnya pasokan pemain akibat cedera. Apalagi, Juventus baru saja kehilangan tiga striker sekaligus. Beruntung, jelang penutupan bursa transfer Bianconeri mendatangkan Alessandro Matri. “Sebelum ini, kami mencatat 18 hasil bagus secara beruntun. Bisa dikatakan kami tak sefenomenal sebelumnya, tapi bukan berarti tim ini sudah tak berguna, ” tutup Marotta.

Jerman Vs Italia


DORTMUND - Duel ulangan semifinal Piala Dunia 2006 akan kembali terhampar di Dortmund saat Jerman menjamu Italia dalam laga persahabatan, dini hari nanti. Pelatih Der Panzer Joachim Loew pun menyebut laga ini sebagai pertarungan antara dua raksasa. Meski hanya bertajuk laga persahabatan, namun Loew enggan menurunkan pemain biasa dalam duel penuh gengsi ini. Pelatih yang di Piala Dunia 2006 lalu masih menjabat asisten pelatih Juergen Klinsmann ini menegaskan bakal menurunkan skuad terbaiknya, meski saat ini timnya didominasi banyak pemain muda. Pelatih yang mengantar Jerman menembus semifinal Piala Dunia 2010 ini enggan meremehkan skuad Gli Azzurri yang gagal total, setelah tersingkir di babak penyisihan grup pada ajang yang sama. Menurutnya, skuad Italia yang saat ini ditukangi Cesare Prandelli sudah jauh berbeda dari skuad Azzurri saat dibesut Marcello Lippi. “Di perhelatan terakhir, kami berhasil menorehkan hasil lebih baik dari Italia di Piala Dunia 2010, Afrika Selatan. Tapi, Italia tetaplah tim kuat yang mapu bertahan dengan sangat baik, ” ungkap Loew sebagaimana dikutip Goal, Rabu (9/2/2011). “Mereka adalah tim yang sulit dikalahkan, dan duel ini tak ubahnya seperti pertemuan dua raksasa. Italia sangat piawai dalam memainkan tempo untuk kemudian mengancam lawannya. Mereka juga bisa mengandalkan kemampuan individu sejumlah pemainnya, ” sambungnya. Selain mempertaruhkan nama besar kedua negara, duel ini juga akan dijadikan Loew sebagai ajang balas dendam atas kekalahan 0-2 yang diderita Jerman dari Italia pada semifinal Piala Dunia 2006, dimana Tim Panser tampil sebagai tuan rumah. “Selama 16 tahun terakhir, Jerman tak pernah menang dari Italia. Jadi, kami bisa mencetak sesuatu yang spesial di laga nanti, ” tandasnya. Jelang duel ini, Prandelli memang telah mengungkapkan secara gamblang pemain dan strategi yang akan diusungnya. Namun, tidak demikian dengan Loew yang hingga kini masih menutup rapat formasi yang akan diterapkannya. Namun, sejumlah kabar menyebut bahwa pelatih elegan ini akan tetap mengandalkan bomber veteran Miroslav Klose yang saat ini tengah mengalami masa sulit di klubnya Bayern Munich.

08 February 2011

Vote Komodo !!!


New7Wonders today announces the following important decisions concerning the participation of Komodo in the Official New7Wonders of Nature campaign: 1. Voting for Komodo continues as an authorized Finalist in the Official New7Wonders of Nature campaign. 2. New7Wonders removes the Ministry of Culture and Tourism from its status as Official Supporting Committee for Komodo in the New7Wonders of Nature campaign. Outlining these decisions, Bernard Weber, President and Founder of New7Wonders, says: "Every action by the Ministry of Culture and Tourism last week strengthened the case for us to withdraw from Indonesia completely. If we depended on the Ministry, then today we would be forced to announce a complete pull- out." "Fortunately, in the past days we have received many encouraging and supporting requests from the public and leading individuals to allow Komodo to continue as a Finalist in the Official New7Wonders of Nature," says Weber, adding: "As New7Wonders is the world's first and largest global voting platform, these voices are important to us." He emphasizes: "The main news today is this: with the removal of the Ministry of Culture and Tourism from its official role in the campaign, voting for Komodo can continue." Bernard Weber points out: "Normally, we would have expected the Ministry of Culture and Tourism, as our then-designated New7Wonders Official Supporting Committee, to act responsibly, to honour its many pledges regarding Jakarta becoming the Official Host for the Declaration of the New7Wonders of Nature on 11.11.11. The Ministry's role should have been to support us, and to lead the search for a solution to honour the legally binding contract for New7Wonders Official Host, signed in December 2010 with a leading Indonesian Private Consortium — a consortium endorsed by the Ministry in the first place. Instead, they have reacted with malicious misinformation, invented financial commitments and prejudicial action to cover up for an apparent lack of moral responsibility and duty. In my view, with this behaviour, the Ministry has also reduced the chances for Indonesia to host other major global events that create goodwill in the world, such as the Olympics or the World Cup." Regarding the removal of the Ministry of Culture and Tourism from its official status in the New7Wonders of Nature campaign, Bernard Weber states: "Under the legal terms of the Participation Agreement, we have the ultimate right to withdraw or modify the status of any participant, and in the case of Komodo the evidence clearly points to the unsuitability of the Ministry of Culture and Tourism as our authorised New7Wonders Official Supporting Committee, and therefore this status is revoked with immediate effect. This removal allows us to keep Komodo in the campaign." Bernard Weber declares: "Once we again see it is possible to do business legally safely in Indonesia, we will consider appropriate associations or foundations or other official bodies to take over the role of New7Wonders Official Supporting Committee for Komodo. As of today, all official promotional activities for Komodo as a Finalist in the New7Wonders of Nature campaign must be directly authorized by New7Wonders until further notice." He concludes: "In the matter of the pending issues for the legally binding contract for the Official Host, New7Wonders will continue to act to ensure the full recognition of its legal rights, and it expects the Ministry of Culture and Tourism to be fully accountable to the Indonesian people it represents for its moral obligations in this regard."

Matri: Hidupku Seperti Mimpi


Matri: “Saya seperti bermimpi” Dari Cagliari menuju Coverciano, dengan Turin berada diantaranya. Ini menjadi pekan yang luar biasa dalam perjalanan hidup Alessandro Matri. Senin lalu Ia bergabung dengan Juventus, menjalani konferensi pers, debut bersama Juventus di Palermo, kembali ke klub lamanya Cagliari namun sebagai lawan dan mencetak dua gol di Sant'Elia, dan sekarang dalam seragam timnas Italia. Panggilan timnas yang pertama kali bagi Matri dalam karir sepakbolanya. Setibanya di Coverciano, penyerang asal Lombardia tersebut berbicara di depan para jurnalis dan tidak malu-malu untuk menunjukkan kebahagiannya. “Saya seperti berada dalam mimpi sekarang. Hidup saya telah bertransformasi dalam tujuh hari, pertama bergabung dengan Juve dan sekarang menjadi bagian dari Tim Nasional. Juventus telah membuat saya merasa seperti berada di rumah, dan baru saja tiba di sana, sekarang saya sudah disambut oleh Riva, yang memberikan pujian kepada saya dan memberikan efek yang luar biasa kepada saya.” Gigi Riva sama seperti Cagliari, kota dan atmosfir yang dikenal baik oleh Matri. Dan pada Sabtu kemarin, Ia menjadi pria dewasa, yang kembali bermain melawan mantan klubnya, dan justru menjadi pemain kunci. “Saya sedih dengan siulan yang saya peroleh di Cagliari, namun saya sudah dapat mengantisipasinya, apa yang dilakukan oleh para suporter dapat dipahami. Bagaimanapun juga, saya ingin terus melanjutkan impian saya.” Mengenai skuad di Tim Nasional, Matri berbicara mengenai rivalitasnya dengan Pazzini, salah satu pemain yang juga menjadi bahan perbincangan di bursa transfer musim dingin, dan calon lawan dalam laga Juventus-Inter pada Minggu malam mendatang di Stadion Olimpico. “Saya pikir saya tidak mempunyai hubungan rival dengan Pazzini, mungkin itu hanya ada di media, namun yang saya tahu, jika berada di lapangan saya tidak akan berpikir akan berlaga melawan dirinya. Saya yakin dengan banyaknya kelebihan yang Ia miliki, kita berdua dapat bermain bersama.” ©®